Kuala Lumpur Family Trip Day 3: Masjid Jamek, Dataran Merdeka dan Belanja di KLIA 2

Dataran Merdeka Kuala Lumpur | photo: fazword

Hari ini Minggu 22 Juli 2018, hari ketiga sekaligus hari terakhir 3D2N Kuala Lumpur Family Trip kami. Tapi karena jadwal penerbangan kembali ke Lombok baru nanti sore jam 5, jadi hari ini kami masih bisa jalan – jalan. Sesuai itinerary, kami akan ke Masjid Jamek dan Dataran Merdeka mengunjungi Gedung Sultan Abdul Samad dan Laluan Kolonial.

Seperti hari sebelumnya, hari ini kami mulai dari meja sarapan hotel di lantai 2. Selesai sarapan kami ke balkon restoran dan selamat pagi KL, hari minggu pagi yang masih sepi lengang di Jalan Pudu.

Selamat Pagi Kuala Lumpur | photo: fazword

Selamat Pagi Kuala Lumpur | photo: fazword

Selamat Pagi Kuala Lumpur | photo: fazword

Lokasi Masjid Jamek dan Dataran Merdeka cukup dekat dari hotel, jadi untuk kesana pagi itu kami jalan santai lagi menikmati KL pagi hari. Jam 9.20an kami berangkat menyusuri Jalan Pudu melewati Pudu Sentral lurus ke arah Jalan Tun Perak. Di Pudu Sentral kami berhenti sebentar. Untuk ke KLIA 2 siang nanti kami akan menggunakan Bas Star Shuttle dari Pudu Sentral, jadi pagi itu saya berencana beli tiketnya dulu dan memastikan jadwal keberangkatan bus yang paling cocok. Tapi kata Pak Cik petugas tiketnya, belinya nanti saja bang saat akan berangkat langsung kesini, bas berangkat setiap jam sesuaikan saja dengan jadwal flight. Ok Pak Cik, terima kasih.

Train Rapid KL Memasuki Stesen Pudu | photo: fazword

Lanjut jalan lagi melewati menara MayBank….

MayBank Tower Kuala Lumpur | photo: fazword

… dan pertigaan dengan Jalan Raja Chulan, dari sini Menara Kuala Lumpur tampak jelas. Sayang sekali kami tidak jadi memasukkannya ke itinerary.

Menara Kuala Lumpur | photo: fazword

Lanjut jalan sedikit dari sini, kami sudah tiba di Kawasan Masjid Jamek.

Kawasan Masjid Jamek Kuala Lumpur | photo: fazword

Halte & Stesen Masjid Jamek | photo: fazword

Dari situ tinggal menyebrang jalan dan selamat datang di Masjid Jamek Kuala Lumpur!

Masjid Jamek Kuala Lumpur | photo: fazword

Waktu kami tiba disana gerbang akses masih ditutup, sesuai jadwal Masjid Jamek dibuka untuk public visit dari hari Sabtu sampai Kamis (Jumat ditutup) dan terdapat dua sesi, pagi jam 10.00 – 12.30 dan sore jam 14.30 – 16.00.

Masjid Jamek Kuala Lumpur Visiting Hours | photo: fazword

Karena kami mengejar jam checkout hotel jam 12 dan juga masih belum ke Gedung Sultan Abdul Samad, jadi kami tidak menunggu masjidnya dibuka agar bisa masuk. Kami foto – foto di luar saja.

Kawasan Masjid Jamek Kuala Lumpur | photo: fazword

Kawasan Masjid Jamek Kuala Lumpur | photo: fazword

Kawasan Masjid Jamek Kuala Lumpur | photo: fazword

Sesuai petunjuk arah di atas, kami langsung belok kiri ke tujuan berikutnya. Lokasinya bersebelahan satu komplek dengan Masjid Jamek ini di pinggir sungai Gombak, jadi jalan sedikit saja kami sudah tiba di Laluan Kolonial.

Laluan Kolonial Kuala Lumpur | photo: fazword

Disini kami disambut bangunan bernuansa zaman kolonial sampai masuk ke Dataran Merdeka.

Laluan Kolonial Kuala Lumpur | photo: fazword

Laluan Kolonial Kuala Lumpur | photo: fazword

Laluan Kolonial Kuala Lumpur | photo: fazword

Setelah melewati gedung yang difoto di atas, kami sampai di jembatan di atas aliran sungai Gombak yang tenang dan bersih, inilah pintu masuknya, selamat datang di Dataran Merdeka!

Dataran Merdeka Kuala Lumpur | photo: fazword

Akan ada surprise dari sungai ini… beberapa saat lagi 😀

Dari sini Gedung Sultan Abdul Samad sudah kelihatan.

Dataran Merdeka Kuala Lumpur | photo: fazword

Ternyata gedung berarsitektur kolonial yang saya foto tadi adalah gedung Kemenparnya Malaysia, iya kah?

Kementrian Pelancongan dan Kebudayaan Malaysia | photo: fazword

Tepat jam 10.00.. ini dia kejutan dari aliran sungai yang saya maksud tadi, air mancur di sepanjang pinggirannya.

Air Mancur Sungai Gombak Dataran Merdeka | photo: fazword

Air Mancur Sungai Gombak Dataran Merdeka | photo: fazword

Air mancur tersebut sumbernya dari air sungainya langsung, jadi seperti di-recycle. Suara air mancur bertemu heningnya jam 10 hari minggu pagi, perfect! Ok, adik dan ortu saya sibuk explore kawasan ini sambil foto – foto, saya juga ah turun masuk ke halaman Gedung Sultan Abdul Samad.. enjoy these photos!

Air Mancur Sungai Gombak Dataran Merdeka | photo: fazword

Air Mancur Sungai Gombak Dataran Merdeka | photo: fazword

Air Mancur Sungai Gombak Dataran Merdeka | photo: fazword

Disini juga ada sidewalk di sepanjang aliran sungainya, makin cakep! Ide untuk recycle air aliran sungai ini juga seharusnya bisa diterapkan di kota – kota besar di Indonesia.

Sidewalk Dataran Merdeka | photo: fazword

Puas menikmati pinggiran sungai, kami lanjut explore ke dalam komplek gedung. Oh ya, kalo masuk dari Masjid Jamek, maka kita akan tiba di halaman belakang Gedung Sultan Abdul Samad, entah bagaimana caranya supaya bisa ke depan kami tidak coba waktu itu, di belakang sini saja sudah bagus… selain karena kejar waktu check out juga sih 😀

Gedung Sultan Abdul Samad | photo: fazword

Gedung Sultan Abdul Samad | photo: fazword

Petunjuk bahwa kami sedang di Laluan Kolonial.

Laluan Kolonial Kuala Lumpur | photo: fazword

Setengah 11 lewat sedikit, kami akhirnya sudahi trip ke Dataran Merdeka, lanjut kembali ke hotel persiapan check out dan karena ada yang kebelet juga hahaha….

Dataran Merdeka Kuala Lumpur Trip Day 3 | photo: fazword

Karena ada yang kebelet tadi, pulang ke hotel kali ini kami naik bas Rapid KL dari halte depan MayBank. Tarif RM 1 / pax turun di halte seberang Swiss Garden Hotel.

Di Bas Rapid KL | photo: fazword

Kurang dari 5 menit kami sudah turun dari bis, langsung ke hotel siap-siap check-out. Karena waktu masih cukup, kami masih bisa mandi juga. Oh ya, sesuai janji di tulisan pertama saya akan share personal review tentang Metropol Hotel KL tempat kami menginap.

Personal Review Metropol Hotel Kuala Lumpur.

Saat menyusun trip ini dulu, saya mencari akomodasi dengan kriteria utama kami berlima harus stay di kamar/unit yang sama, jadi muncullah kandidat tiga apartemen, satu hostel dan satu lagi Metropol Hotel ini. Setelah menimbang lokasi, kemudahan transportasi dan budget akhirnya saya putuskan untuk stay di Metropol Hotel. Disini terdapat family room untuk berlima, bednya bukan extra bed, include breakfast, wifi, hotel bintang 3, lokasinya stragetis dan akses kendaraan umum sangat mudah. Untuk stay dua malam kami bayar total Rp 1,5Juta reservasi via Traveloka, murah kan untuk berlima mempertimbangkan fasilitas – fasilitas yang didapat.

Total bed ada 3, dua king size, dan satu yang di pojok itu untuk saya sendiri 😛

*maaf foto bed nya berantakan bekas dipake tidur 😀

Family Room Metropol Hotel Kuala Lumpur | photo: fazword

Di dalam kamar ada fasilitas TV, free drink for 5, coffee maker, pendingin, AC, toiletries, lemari.

Family Room Metropol Hotel Kuala Lumpur | photo: fazword

Family Room Metropol Hotel Kuala Lumpur | photo: fazword

Hotel ini bernuansa India sekali, mulai dari staff nya keturunan India semua sampai breakfast nya semua bernuansa masakan India dan enak – enak. Staffnya ramah – ramah dan helpful. Saat check in tidak diminta deposit, kan lumayan sekian ratus ringgit kalo dijadikan deposit doang bisa gak kepake karena setelah check out langsung pulang haha..

Lokasinya tepat di pinggir Jalan Raya Pudu sehingga mudah ditemukan, akses bas Rapid KL dengan halte tepat di sebelahnya, mau ke terminal Pudu Sentral tinggal jalan kaki, mau belanja snack dan keperluan sehari hari gampang di dekatnya ada beberapa Sevel, kulineran ke Jalan Alor tinggal jalan kaki saja karena lokasinya tepat di terusan jalan belakang hotel, ke Berjaya tinggal jalan kaki, akses LRT bisa dari stesen Imbi dan Pudu, juga taksi sangat mudah didapatkan karena ada yang biasa mangkal depan hotel. Sounds perfect family hotel kan?

Waktu sarapan hari ketiga kami juga ketemu satu keluarga dari Indonesia yang stay disini, kayaknya hotel ini cukup populer untuk family stay.

Berapa skor yang saya berikan? saya beri angka 9/10 untuk hotel ini. Metropol Hotel, one good choice untuk family trip di Kuala Lumpur.

Oke, beres review kami juga sudah siap check out hotel. Sebelum jam 12.00 kami check out, say thanks ke staff nya dan good bye Metropol Hotel, till next stay.

Sesuai info di atas, untuk ke KLIA 2 kami akan menggunakan Bas Star Shuttle dari Pudu Sentral. Dari hotel kami jalan lagi, barang bawaan sedikit saja koper gak berat, gak ada oleh – oleh ya? hahaha… ada kok, banyak malah sesuai tulisan waktu belanja di trip day 2 😛

Siang itu Jalan Pudu masih lengang, orang KL kalo hari libur pada mager di rumah semua apa ya? haha

Jalan Pudu | photo: fazword

Tiba di Pudu Sentral, saya langsung turun ke platform untuk beli tiket. Oh ya, tiket Bas Star Shuttle dijual langsung di platform 5 tempat naik bisnya. Kami dapat bas yang berangkat jam 1 siang, okelah pasti cukup waktunya. Kuala Lumpur ke KLIA ditempuh sekitar 1 jam, tergantung traffic.

Platform 5 Pudu Sentral Bas Star Shuttle ke KLIA | photo: fazword

Harga tiket Bas Star Shuttle dari Pudu Sentral ke KLIA dan KLIA 2 adalah RM 12 / pax. Cukup murah, bis nya nyaman dan berangkatnya juga ontime.

Harga Tiket Bas Star Shuttle ke KLIA 2 | photo: fazword

Setengah 1 kami turun ke Platform 5 bersiap menunggu bus dengan penumpang lainnya, kemudian pukul 12.50 kami boarding bus nya.

Bas Star Shuttle ke KLIA & KLIA 2 | photo: fazword

Bas Star Shuttle KLIA & KLIA 2 | photo: fazword

Tepat pukul 13.00 waktu KL, bis berangkat. Sepanjang perjalanan saya tidur, baru bangun saat kami tiba di KLIA 2 pukul 13.55, cuma 55 menit dari Kuala Lumpur ke KLIA 2. Bas Star Shuttle ini akan mengantar ke KLIA 2 dulu sebelum ke KLIA Satellite Terminal, jadi kami turun duluan.

13.55 Tiba di KLIA 2 | photo: fazword

Tiba di KLIA 2 | photo: fazword

Gerbang Keberangkatan di KLIA 2 terletak di level 3, dari tempat kami turun bis di Level 1 perlu naik tiga level lagi. Ok mari naik satu per satu, yuk ikuti perjalanan kami….

to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

Level 2, to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

Level 2M, to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

Level 3, to KLIA 2 Departure at Level 3 | photo: fazword

Akhirnya pukul 14.05, kami tiba juga di Gerbang Keberangkatan setelah melewati Airport Mall.

KLIA 2 Departure | photo: fazword

Jam segitu artinya masih ada dua jam lebih sebelum jadwal penerbangan kami pukul 16.55 nanti. Jadi sesuai rencana kami akan cetak boarding pass dulu, kemudian sholat Dzuhur jamak dengan Ashar, kemudian cari makan siang di Airport Mall. Ok, mari masuk ke departure hall.

FIDS of KLIA 2 | photo: fazword

Sesuai info FIDS di atas, flight kami AirAsia AK306 ke Lombok check in di konter S, tapi karena kami tidak membawa checked baggage jadi cukup cetak boarding pass saja di self-check in machine yang tersebar di seluruh hall departure ini.

Self Printing Boarding Pass AirAsia | photo: fazword

Setelah dapat boarding pass, saya tanya lokasi surau ke mbak-mbak di meja informasi katanya surau ada di sebelum pintu masuk International Departures belok ke kiri. Ok kami kesana dan ketemu suraunya, kami sholat dulu ya 🙏.

Surau KLIA 2 International Departure | photo: fazword

Selesai sholat, kami keluar lagi dari departure hall kembali ke airport mall. Disini kami ke Quizinn, semacam Medan Selera yang ada di Genting waktu itu. Kami makan siang dulu ya.

Lunch at Quizinn by Rasa at KLIA 2 | photo: fazword

Makan siang kali ini habis total RM 76,3, well.. lebih murah dari yang kami habiskan di Berjaya dan Genting, baru pertama kali ketemu makan di airport lebih murah daripada di mall hahaha…

Makan di Quizinn by Rasa KLIA2 | photo: fazword

Makan di Quizinn by Rasa KLIA2 | photo: fazword

Selesai makan sekitar jam 15.12, saya ajak keluarga untuk belanja lagi. Kebetulan masih ada sisa Ringgit, malas juga kalo dibawa ke tanah air dan ditukar lagi jadi Rupiah, dan kebetulan juga ini adalah pengalaman pertama kami ketemu airport yang dilengkapi mall, jadi harus dicoba juga sensasi belanja di airport mall 😀

Ok, kami ke m&b dekat tempat kami mengambil SIM Card waktu itu, disitu ibu dan adik saya belanja baju lagi. Di sebelahnya ada H&M, saya dan bapak kesana. Lumayan kan jadi berguna sisa Ringgitnya hehehe..

Belanja di m&b at KLIA Airport Mall | photo: fazword

Belanja di m&b KLIA 2 Airport Mall | photo: fazword

Belanja di m&b KLIA 2 Airport Mall | photo: fazword

Seperti biasanya, belanja memang bikin lupa waktu. Kami baru selesai belanja pukul 15.40, wah satu jam sebelum keberangkatan flight hahaha 😱  oke kami langsung packing belanjaan dan masuk lagi ke Departure Hall. Semoga antrian imigrasinya gak crowded, dan apakah kami berhasil mengejar flight nya? Simak perjalanan selanjutnya di Flightdiary AirAsia AK306: Kuala Lumpur – Lombok.

———————————————-

Summary biaya Kuala Lumpur Family Trip day 3: *exclude belanja baju di KLIA 2

  • Bas Rapid KL kembali ke Hotel: RM 5
  • Bas Star Shuttle ke KLIA 2: RM 60
  • Makan siang di KLIA 2: RM 76,3
  • TOTAL: RM 141,3

Ciao.. good bye Kuala Lumpur, ini adalah salah satu highlight kami di tahun 2018. Alhamdulillah atas segala rezeki, segala puji hanya untuk Allah SWT, Tuhan semesta alam.

One thought on “Kuala Lumpur Family Trip Day 3: Masjid Jamek, Dataran Merdeka dan Belanja di KLIA 2

  1. Pingback: Flightdiary AirAsia AK306 Kuala Lumpur – Lombok | Fazword's Travelog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s