Flightdiary AirAsia AK305 Lombok – Kuala Lumpur

AirAsia Airbus A320-NEO 9M-AGW AK305 at Lombok | photo: fazword

Sesuai itinerary family trip Kuala Lumpur ini, kami terbang dari Lombok ke Kuala Lumpur pulang pergi dengan AirAsia Malaysia. Keberangkatan dengan flight AK305, kemudian pulang dengan flight AK306. Pada hari keberangkatan tanggal 20 Juli, kami berangkat dari rumah sekitar jam 8 pagi, padahal waktu itu saya baru tiba dari Jakarta jam 9 malam sebelumnya. Masih pusing tapi juga super excited karena ini akan menjadi pertama kalinya kami terbang dari Bandara Lombok dengan rute internasional, biasanya hanya rute domestik.

Tiba di bandara, kami langsung bawa mobil ke tempat parkir inap, sesuai rencana memang akan menginapkan mobil di bandara supaya gampang saat pulang nanti. Beberapa hari sebelumnya, orang tua saya sudah survey ke bandara cari info dimana lokasi parkir inap mobil di Bandara Lombok dan berapa tarifnya. Info yang didapat, tarif parkir inap mobil di Bandara Lombok berlaku tarif harian Rp35 ribu/24 jam, jadi total tarif dihitung saja berapa malam menginapnya. Lokasi parkir inap mobil berada di sebelah parkir motor, jadi mobil tinggal ditaruh disitu saja.

Parkir Inap Mobil Bandara Lombok | photo: fazword

Parkir Inap Mobil Bandara Lombok | photo: fazword

Setelah selesai kunci, tutup dan amankan mobil, kami langsung ke terminal keberangkatan. Jadwal flight AK305 berangkat jam 10.20, masih cukup lama tapi karena sebelumnya belum pernah terbang internasional dari sini, jadi perlu spare waktu untuk antisipasi jika antrian lumayan lama terutama di imigrasi.

Keberangkatan Bandara Internasional Lombok | photo: fazword

Sehari sebelumnya, saya sudah web-check in flight ini termasuk seat yang sudah saya reserve saat beli tiketnya dulu. Jadi di bandara hanya perlu cetak ulang boarding pass saja. Check in counter AirAsia di Bandara Lombok terletak di konter nomor  13, 14 dan 15.

Check in Counter AirAsia Bandara Lombok | photo: fazword

Selain itu juga ada self check-in machine yang terletak di depan pintu kantor AirAsia Lombok di hall check in ini. Waktu itu tidak saya coba karena tidak kelihatan, malah saya baru tahu setelah beres check in di konter. 😀

AirAsia Self Check in Bandara Lombok | photo: fazword

Setelah mendapat boarding pass, kami langsung naik ke lantai dua untuk proses clear imigrasi, tapi ternyata petugas imigrasinya belum ada, waktu itu sudah pukul 08.49 WITA . Hari itu memang hanya ada AK305 ini sebagai flight internasional yang berangkat pagi karena Silk Air ke Singapore yang pagi bukan di hari itu.

Imigrasi Bandara Internasional Lombok | photo: fazword

Di depan imigrasi sudah terlihat para calon pax AK305, lumayan banyak juga dan didominasi pax Malaysia dan bule.

Akhirnya sekitar pukul 9.20 berbarengan dengan tibanya pesawat kami dari KL, imigrasi dibuka dan langsung dibuka dua gate. Lumayan cepat untuk menghandle pax satu penerbangan ini, pukul 9.35 kami sudah di ruang tunggu gate 4. Pukul 9.42 WITA akhirnya boarding flight AK305 ke Kuala Lumpur! Let’s go!

Boarding AK305 | photo: fazword

Boarding AK305 | photo: fazword

::Flight Details::

Flight Number: AXM/AK305

Origin: Lombok International Airport (LOP/WADL)

Destination: Kuala Lumpur International Airport (KUL/WMKK)

Fleet: Airbus A320-251N (NEO) 9M-AGW

Date: Friday, 20 July 2018

Takeoff: 10.20 AM (Scheduled) – 10.30 AM (Actual)

Landing: 1.25 PM (Scheduled) – 1.12 PM(Actual)

Seat: 22 B C D E F

Crew: Captain Dickson, SFO Saiful, SFA Satria

Cruising Alt.: FL380

Karena seat kami ada di baris 22, maka boarding dilakukan lewat pintu belakang.

Welcome aboard AirAsia, the World’s Best Low Cost Carrier for 10 Consecutive Years!

AirAsia AK305 | photo: fazword

Di pintu belakang kami disambut seorang FA, saya ucapkan selamat atas pencapaian AirAsia yang baru saja dinobatkan sebagai maskapai LCC terbaik di dunia untuk tahun ke 10 berturut – turut versi Skytrax, hebat!

Kami kemudian duduk di seat masing – masing 22 B C D E dan F.

AirAsia AK305 Lombok – Kuala Lumpur | photo: fazword

Setelah seluruh persiapan pre-flight selesai, pukul 10.16 pesawat kami pushback dan bersiap berangkat ke Kuala Lumpur. ✈

Leaving Lombok, AK305 | photo: fazword

Tepat pukul 10.30 akhirnya pesawat kami takeoff dari runway 13 Bandara Lombok. Daratan Pulau Lombok tampak kering kerontang karena sudah memasuki musim kemarau.

Lombok from Above | photo: fazword

Lombok from above | photo: fazword

Setelah seatbelt sign dimatikan, saya pindah duduk ke aisle 22D gantian sama Ibu biar beliau bisa lihat pemandangan sepanjang perjalanan.

Sekitar 25 menit setelah mengudara, Cabin Crew mulai mendistribusikan Prebooked Meals dulu sebelum melayani pax yang membeli on-board. FYI, harga Prebooked Meals lebih murah sekitar 3-5 RM dibanding beli yang onboard, jadi menurut saya mending beli prebooked saja dibanding beli onboard, lumayan tambahan 5 RM untuk bekal, apalagi terbangnya ramean kan jadi banyak Ringgitnya. 😀

Prebooked Meal Distribution AK305 | photo: fazword

Nah untuk penerbangan Kuala Lumpur – Lombok ini kami juga sudah beli prebooked meals Bukhara Chicken Briyani. Siapkan boarding pass masing – masing karena akan dicross check oleh FA sebelum memberikan meal, dan ini dia Bukhara Chicken Briyani ala AirAsia

Bukhara Chicken Briyani AirAsia | photo: fazword

Rasanya? Enak banget, bumbunya terasa sekali, tidak hambar, masih hangat dan porsinya mengenyangkan. Jujur saya lebih kenyang dan puas dengan meal ini dibanding dengan inflight meal yang saya dapat dari maskapai full service yang saya terbangi malam sebelumnya … you guess the airline 😀

Secara bertahap, FA dengan cekatan mengecek kabin untuk mengambil sisa makan apabila pax telah selesai. Ok kami juga sudah selesai makan, meja dibersihkan, kemudian untuk mengurangi kebosanan selama flight yang cukup lama ini… apa yang bisa dilakukan? Lombok – Kuala Lumpur ini lumayan lama juga, ditempuh selama 2 jam 42 menit. Konten Inflight Magazine AirAsia cukup lengkap kalo mau baca – baca, atau jalan – jalan keliling kabin, modus ke toilet belakang dan depan cuma buat regangin kaki yang mulai kaku 😛

Inflight Magazine++ AirAsia | photo: fazword

Keterisian kursi di penerbangan ini bagus sekali, kebanyakan adalah pelancong Malaysia dan bule yang baru selesai berlibur di Lombok, sekitar 90% kursi terisi, pantas saja AirAsia sampai terbang 3x sehari rute Kuala Lumpur – Lombok pp.

Pax aboard AirAsia AK305 | photo: fazword

Pukul 12.49 (sewaktu saya sedang di toilet belakang 😛 ), Captain mengumumkan bahwa saat itu kita sedang terbang pada ketinggian 38000 kaki di atas permukaan laut, dalam beberapa saat lagi kita akan menurunkan ketinggian untuk mendarat di Lapangan Terbang AntaraBangsa KLIA dengan estimasi landing sekitar pukul 13.15, suhu di Kuala Lumpur saat itu 31°C dan “Selamat datang di Kuala Lumpur and for our fellow Malaysian, welcome home!“.

Beberapa saat setelah saya keluar dari toilet kita mulai menurunkan ketinggian jelajah di sekitar Melaka karena di bawah terlihat Bandara Internasional Melaka/MKZ. Persiapan kabin untuk mendarat dimulai sekitar pukul 12.56 saat FA mulai berkeliling mengecek kabin, akhirnya tepat pukul 13.12 waktu KL (zona waktu KL dan Lombok sama) kami mendarat di KLIA runway 15, selamat datang di Malaysia! Pukul 13.21 pesawat kami parkir di KLIA2 parking stand #K8.

Arrived at KLIA 2 | photo: fazword

Arrived at KLIA2 | photo: fazword

Penumpang mulai turun pesawat, tapi sesuai kebiasaan saya kalo terbang selalu turun paling belakang, santai aja dulu 😀

Disembark flight AK305 | photo: fazword

Ok semua pax sudah turun, kini giliran saya keluar juga, manfaat kalo turun terakhir begini bebas antrian di aisle, tidak desak desakan, bebas jalan melenggang di kabin dan bisa say thanks ke FA secara lebih personal, better kan? Say thanks juga untuk 9M-AGW, pesawat Airbus A320 Neo ke 2 yang saya terbangi.

Say thanks 9M-AGW! | photo: fazword

Ini pertama kalinya saya tiba di KLIA2, sebelumnya dulu di KLIA main terminal untuk ke imigrasinya harus naik train, di KLIA2 ini bagaimana? Langsung saja ikuti signage di terminal karena imigrasi, bagage claim, semuanya terletak di gedung terminal yang sama.

to Arrival KLIA2 | photo: fazword

Ke Imigresen | photo: fazword

Saat tiba di imigrasi, antrian ternyata tidak terlalu rame, untung saja karena di itinerary trip, kami mengejar waktu sore akan ke KLCC Twin Tower yang salah satu penentu bisa tidaknya tercapai adalah seberapa crowded antrian imigrasi ini.

Imigresen KLIA2 | photo: fazword

Imigresen KLIA2 | photo: fazword

Kurang lebih 15 menit proses clear imigrasi kami semua selesai dan tiba di bagage claim.

Bagage Claim KLIA2 | photo: fazword

Karena kami tidak ada bagasi, jadi langsung keluar saja. Oh ya, untuk ke KL ini kami tidak membawa sepeser pun ringgit karena kebetulan di Indonesia saya menggunakan CIMB Niaga yang juga bebas dipakai untuk tarik tunai tanpa fee di CIMB Bank Malaysia. Jadi, tujuan pertama waktu itu adalah mencari ATM CIMB Bank yang ternyata terletak cukup dekat dari pintu keluar terminal ke airport mall di sebelah kiri.

Beres tarik duit, masih ada satu yang perlu dicari lagi yaitu Tune Traveler Store. Untuk komunikasi dan layanan data selama di KL, kami membeli kartu SIM Tune Talk paket data seminggu 5GB via Traveloka yang SIM nya bisa diambil di bandara tujuan. Setelah dicari – cari, akhirnya ketemu juga Storenya di seberang M&B.

Tune Traveler Store @ KLIA2 | photo: fazword

Saya langsung ambil dan aktifkan kartu SIMnya disitu dengan menunjukkan voucher dan paspor identitas pengambil.

Tune Talk SIM Card | photo: fazword

Setelah SIM dapat dan aktif semua, langsung deh tuh pada update sosmed 😛 .. sambilan jalan keluar untuk cari transportasi ke hotel.

Untuk menuju ke hotel, kami pilih naik taksi saja, setelah dihitung jika naik KLIA Express jatuhnya lebih mahal dan ribet karena harus lanjut taksi lagi dari KL Sentral, ada pilihan lain dengan bis Star Shuttle yang salah satu tujuannya Terminal Pudu Raya, tapi tidak saya ambil karena belum jelas bagaimana dari terminal ke hotel apakah perlu naik taksi lagi atau bisa jalan kaki, menurut gmaps sih jaraknya sekitar 600 meter saja ke hotel tapi mempertimbangkan lelah dan jetlag sebaiknya langsung dengan taksi saja dari KLIA 2.

Kami langsung ke tempat reservasi taksi, pesan 1 taksi untuk 5 pax ke kawasan Jalan Pudu. Tarif taksi dari KLIA2 ke Pudu untuk 5 paxes RM 233.10 yang ternyata ntar dapatnya minivan kayak travel gitu 😀

Taksi MIJ KLIA ke KL | photo: fazword

Gak pake lama, kami langsung berangkat, dapat driver yang ramah sekali dan tau banyak tentang Lombok, ternyata Lombok populer juga di KL, pantes rame turis Malaysia kesana hahaha…

Menurut gmaps, perjalanan akan ditempuh sekitar 1jam dengan jarak sekitar 60Km. Hotel kami terletak di Jalan Pudu, namanya Metropol Hotel. Personal review saya tentang hotel ini akan saya tulis di trip hari terakhir, tapi intinya kami puas sekali stay di hotel ini, sangat family friendly, jika bisa dinilai maka nilainya adalah 9/10.

Jam 3 lebih sedikit kami tiba di hotel, check in dapat kamar di lantai 3, nyampe kamar langsung tepar semua haha.. tapi langsung bangun lagi karena ingat itinerary akan ke KLCC Tower dan pada belum makan siang, sore itu mandi dulu kemudian bersiap family trip KL hari pertama.

View dari kamar adalah Jalan Pudu dan hotel Swiss Garden ini

View from Metropol Hotel | photo: fazword

Ok mari lanjut ke Kuala Lumpur Family Trip day 1

 

 

 

 

2 thoughts on “Flightdiary AirAsia AK305 Lombok – Kuala Lumpur

  1. Pingback: Kuala Lumpur Family Trip Day 1: Berjaya Time Square, Petronas Twin Tower, Kuliner Jalan Alor | Fazword's Travelog

  2. Pingback: Flightdiary AirAsia AK306 Kuala Lumpur – Lombok | Fazword's Travelog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s