Lion Air JT903 Denpasar – Bandung: Lion Air’s Boeing 737 Sky Interior

Lion Air Boeing 737-800NG PK-LKW| Doc: Fazword

Lion Air Boeing 737-800NG PK-LKW | Doc: Fazword

Setelah tiba di Ngurah Rai Airport dari penerbangan sebelumnya dengan Wings Air, kini saatnya menuntaskan perjalanan kembali ke Bandung. Penerbangan lanjutan ini adalah dengan Lion Air yang dijadwalkan takeoff pukul 19.40 WITA. Saya yang baru tiba di Ngurah Rai pukul 19.32 WITA jadi khawatir, bakalan ditungguin nggak ya? Harus dong!😀 . Saya buru-buru melapor ke transfer counter Lion Air dan langsung diarahkan naik bis yang akan mengantarkan saya ke terminal keberangkatan selanjutnya. Tiba di sana, saya lihat di FIDS ternyata penerbangan saya ini delay menjadi pukul 20.00 WITA. Fix ini gara-gara yang dari Lombok tadi delay😛 . Saya pura-pura tidak tau saja, daripada ditimpuk penumpang yang lain😛 .

Flight Details:

Flight Number: JT903

Origin: Denpasar, Ngurah Rai International Airport (DPS)

Destination: Bandung, Husein Sastranegara International Airport (BDO)

Fleet: Boeing 737-800NG PK-LKW

Date: Tuesday, September 24, 2013

Takeoff: 7.40 PM (Scheduled) – 8.35 PM (Actual)

Landing: 8.25 PM (Scheduled) – 9.31 PM (Actual)

Seat: 30A

Menjelang jam 8 malam, belum juga ada panggilan boarding penumpang JT903 Lion Air, wah.. fix delay juga nih ke Bandungnya. Sampe akhirnya jam 8 lewat 10 menit baru ada panggilan boarding. Boarding kali ini menggunakan bus menuju pesawat yang parkir cukup jauh dari gate 17 tempat kami menunggu tadi. Tiba di pesawat, dan surprise… Dapat PK-LKW, one of the newest fleet of Lion Group😉 , masih bau pabrik😀 . Karena seat saya berada di belakang (30A), maka saya masuk pesawat melalui pintu belakang. Foto wajibnya? Ada paling atas tuh😀 .

PK-LKW ini adalah salah satu fleet Lion Air yang sudah Sky Interior Equipped Boeing 737NG😉 . Yes! Ini nilai plusnya.

Sky Interior Lion Air B737-800NG | Doc: Fazword

Sky Interior Lion Air B737-800NG | Doc: Fazword

Ini dia penampakan seat PK-LKW yang masih bau pabrik juga😀 .

Lion Air PK-LKW's seat | Doc: Fazword

Lion Air PK-LKW’s seat | Doc: Fazword

Masih menunggu boarding selesai, tiba-tiba ada mbak-mbak nyapa saya dan bilang bahwa dia juga duduk di seat 30A. What? Akhirnya kami mencocokkan boarding pass, dan yes Lion! Kami sama-sama dapat seat 30A. Mungkin ini gara-gara saya web-check in dan transit, bad system! Saya lapor ke mas FA, kami diminta tunggu sebentar. Beberapa saat kemudian, saya diminta melapor ke depan ke mbak FA yang bertugas, tapi karena mbak yang dapat seat 30A tadi sudah duduk di 29A (ngalah ceritanya😀 ), maka saya putuskan untuk tidak melapor. Sudah sama-sama duduk kok😉 . Waah, untung masih ada seat kosong, kalo gak ada? Mau duduk dimane aye? di kokpit? Boleh banget tuh😛 .

Sekitar pukul 8.25, pesawat akhirnya pushback dan taxi menuju runway 09 Ngurah Rai International Airport. Lets mabur capt! Setelah menunggu giliran dan sudah line up di runway, sekitar pukul 8.35 akhirnya pesawat takeoff dan let’s fly high Lion!😉 . Fix delay 35 menit, but thanks Lion for the Sky Interior🙂 . Karena sudah lelah dan besok pagi-pagi saya juga ada kuliah, maka di penerbangan ini saya habiskan untuk tidur. Foto-foto hanya ada setelah takeoff dan beberapa saat sebelum landing. Berikut ini foto-foto (maaf bercacing😀 ) setelah takeoff:

Lion Air JT903 Takeoff | Doc: Fazword

Lion Air JT903 Takeoff | Doc: Fazword

Lion Air JT903 Takeoff | Doc: Fazword

Lion Air JT903 Takeoff | Doc: Fazword

Lion Air JT903 After Takeoff | Doc: Fazword

Lion Air JT903 After Takeoff | Doc: Fazword

Setelah itu saya tertidur ditemani lantunan lagu dari headset bawaan sendiri + mood lightning Sky Interior yang bikin nyaman, sampai saya terbangun oleh announcement FA bahwa pesawat in preparation for landing di Bandung. Bangun dan lampu kabin diredupkan, sky interior beraksi!

Lion Air Boeing Sky Interior | Doc: Fazword

Lion Air Boeing Sky Interior | Doc: Fazword

Lion Air Boeing Sky Interior | Doc: Fazword

Lion Air Boeing Sky Interior | Doc: Fazword

Mungkin kebanyakan teman-teman ketahui juga bahwa landing di Husein Sastranegara adalah tantangan tersendiri, karena memang menantang! Pegunungan yang mengelilingi Bandung, ditambah kota Bandung dengan gedung-gedung tingginya yang mengharuskan para pelintas udara sangat berhati-hati saat approaching dan landing di Bandung. Termasuk di penerbangan saya ini juga, pesawat beberapa kali circling untuk mendapatkan landing yang right timing dan place-nya. Berikut ini satu momen when circling:

Lion Air JT903 Approaching Bandung | Doc: Fazword

Lion Air JT903 Approaching Bandung | Doc: Fazword

Setelah mendapatkan clearance to land, akhirnya pesawat meneruskan final approach runway 29 Husein Sastranegara Airport. Landing saya videokan dalam video berikut:

Pukul 9.31 malam, pesawat kami akhirnya landing dengan agak “gabruk” di runway 29 BDO. Berakhir sudah perjalanan (jadi panjang) saya kembali ke rantauan di Bandung. Wilujeng Sumping ti Bandung🙂 .

Turun dari pesawat, tidak ada yang saya dokumentasikan lagi. Bagasi pun tidak ada, saya langsung nyelonong ke counter taxi resmi Airport Husein. FYI, di sini hanya ada satu operator taksi resmi bandara Husein yaitu taksi dari koperasi Angkatan Udara. Untuk memesannya bisa langsung di depan pintu kedatangan dengan tarif yang sudah ditentukan tergantung area tujuan. Untuk tujuan saya dikenakan tarif 80rb rupiah. Ada yang bisa tebak daerah saya di Bandung di mana?😀

Sekian trip report saya kali ini😀 . Happy reading😉

Salam

ttd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s