Wings Air IW1855 Lombok – Denpasar: Everything Changed!

Wings Air ATR72-500 | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 | Doc: Fazword

24 September 2013 adalah hari bersejarah bagi Bandara Internasional Lombok karena menandakan dimulainya koneksi udara langsung antara Lombok dengan Australia, tepatnya Perth di Australia Barat. Siang itu Jetstar Airways melakukan penerbangan perdana Perth – Lombok dan menjadi maskapai pertama yang menghubungkan Lombok langsung dengan Australia. Bersyukur sekali saya mendapatkan kesempatan menyaksikan langsung pendaratan perdana Jetstar di BIL siang itu.

Jetstar Airways Inaugural Flight to Lombok | DocL Fazword

Jetstar Airways Inaugural Flight to Lombok | Doc: Fazword

Hari itu juga adalah hari saya harus kembali ke Bandung setelah menyelesaikan Call of Duty selama empat hari di Lombok, termasuk menyambut Jetstar Airways di BIL ini. Penyambutan Jetstar ini menjadi duty terakhir saya sebelum kembali ke Bandung. Kali ini saya akan “nunggang” Lion Group di penerbangan Lombok – Bandung (via Denpasar), Wings Air di leg Lombok – Denpasar, dan Lion Air di Denpasar – Bandung. Let’s fly high Lion!😉

Yang pertama adalah leg Lombok – Denpasar yang akan saya terbangi dengan Wings Air nomor penerbangan IW1855. Ini adalah pengalaman pertama saya terbang dengan Wings Air😉 dan yang pertama dengan pesawat produksi ATR😉 . Yes! I wish it will be a very pleasant flight😉

Flight Details:

Flight Number: IW1855 (Changed to IW1849)

Origin: Lombok International Airport (LOP)

Destination: Denpasar, Ngurah Rai International Airport (DPS)

Fleet: ATR72-500 PK-WFS

Date: Tuesday, September 24, 2013

Takeoff: 5.40 PM (Scheduled) – 7.02 PM (Actual)

Landing: 6.10 PM (Scheduled) – 7.32 PM (Actual)

Seat: 10F (Changed to 1C)

Selesai dari ikut-ikutan acara penyambutan Jetstar Airways di BIL, saya kembali ke rumah untuk persiapan maburr ke Bandung. Tidak banyak yang dipersiapkan karena barang-barang bawaan (baca: oleh-oleh) sudah saya kirim melalui kurir, tidak lupa saya web check-in di website Lion Air agar nanti tidak terlalu repot di airport dan bisa dapat seat yang diinginkan😀 . Tapi, ternyata web check-in saya error di final step sehingga saya tetap perlu check-in lagi nanti di airport😦 . Sekitar pukul 4 sore, saya sudah tiba di airport dan langsung masuk ke check-in hall Lombok Airport. Di counter check-in Lion Air, saya tanyakan status web check-in saya tadi, dan ternyata status saya sudah confirmed, Yes!😀 . Saya dapat dua boarding pass termasuk boarding pass connecting flight saya nanti di Denpasar.

Selesai dari counter check-in, saya langsung naik ke lt.1 menuju waiting room. Sebelumnya saya membayar PSC Lombok Airport yang sekarang ternyata sudah memiliki tiga counter khusus di lantai, jadi tidak hanya satu seperti awal-awal dulu. Good! Selesai dari counter PSC, saya langsung ke waiting room, rencana mau nyepot takeoff perdana Jetstar dari situ, tapi saat di perjalanan ke waiting room, saya lihat pesawat Jetstar sudah push-back dan siap taxi. Yeah, langsung ngacir keluar, saya akan ganti spot ke Waving Gallery yang terletak di sebelah barat gedung terminal. Saat otw keluar, saya ketemu teman sekampus yang ternyata akan ke Bandung juga dengan flight yang sama, Yes! ada teman😀 .

Tiba di luar, ternyata pesawat Jetstar sudah takeoff. Yaah..😦

After takeoff JQ111 to PER | Doc: Fazword

After takeoff JQ111 to PER | Doc: Fazword

Karena masih ada +- 40 menit sebelum boarding, maka saya putuskan untuk nongkrong di Waving Gallery. Ini dia penampakan-penampakan dari Waving Gallery LOP sore itu.

Ada perkakas kargo Jetstar Airways:

Jetstar Airways Cargo | Doc: Fazword

Jetstar Airways Cargo | Doc: Fazword

Jetstar Airways Cargo | Doc: Fazword

Jetstar Airways Cargo | Doc: Fazword

Apron barat Lombok Airport, ada “bangkai” pesawat Batavia Air PK-YVL dan Fokker 5o Trans Nusa:

Lombok International Airport Apron | Doc: Fazword

Lombok International Airport Apron | Doc: Fazword

Saat sedang asik nongkrong, teman saya tadi nelpon katanya flight kami dimajukan, dan saya harus ke waiting room sekarang! What? Pesawat Wings Air saja belum ada di apron. Tapi, baiklah saya pamitan dan masuk ke terminal, dapat sms lagi katanya lapor dulu ke counter check-in Lion Air. Oke, di check-in hall saya lapor dan tanya petugas Lion, katanya penerbangan kami IW1855 delay menjadi pukul 19.30 (hampir dua jam, gileeee!!) dan karena kami ada flight lanjutan di Denpasar nanti pukul 19.40, maka kami dipindahkan ke IW1849 yang akan berangkat pukul 18.10 dari Lombok. Owh yeah! Ini tetap saja delay😦 …  Katanya ada kompensasi delay berupa snack yang dapat diambil di gate 2. Baiklah, apapun itu, mereka sudah upayakan yang terbaik!

Di gate 2 saya ambil snacknya, dan inilah dia:

Lion Air "Delay Compensation" | Doc: Fazword

Lion Air “Delay Compensation” | Doc: Fazword

A  bread + a cup of mineral water.

Lion Air "Delay Compensation" | Doc: Fazword

Lion Air “Delay Compensation” | Doc: Fazword

Sampai jam 6 petang belum ada satupun pesawat berlabel Wings Air tiba di BIL, wahh… alamat delay lagi ini mah. Akhirnya saya coba buka flightradar24.com, ngecek ada nggak pesawat berlabel IW/WON lagi terbang DPS – LOP, dan ternyata tidak ada sodara-sodara… adanya malah SUB – LOP yang jelas-jelas akan turn-around ke Surabaya (SUB) lagi. Petang itu, ternyata bukan penerbangan kami saja yang delay, ada juga penerbangan Wings Air ke Surabaya dan Lion Air ke Jakarta. Jadi, super padatlah waiting room BIL petang itu.

Lombok Airport Waiting Room | Doc: Fazword

Lombok Airport Waiting Room | Doc: Fazword

Pesawat yang dari SUB tiba duluan, diikuti pesawat dari Jakarta (CGK) landing sekitar pukul 18.30, tapi yang dari Denpasar belum ada tanda-tanda. Fix double delay!😀

Kalo saya gak salah, sekitar pukul 18.40 petang itu mendaratlah sebuah ATR72-500 milik Wings Air. Yeah, inilah tunggangan saya petang itu. Sekitar pukul 18.50, penumpang Wings Air IW1849 dipersilahkan boarding beriringan dengan penumpang Lion Air JT659 ke Jakarta. Yo mari!

Ini dia pesawat yang ke Jakarta:

Lion Air Boeing 737-900ER | Doc: Fazword

Lion Air Boeing 737-900ER | Doc: Fazword

Lion Air Special Livery 50th Boeing 737 Next Generation | Doc: Fazword

Lion Air PK-LHY Special Livery 50th Boeing 737 Next Generation | Doc: Fazword

Dan inilah tunggangan saya😉

Wings Air ATR72-500 at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Wings Air at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Wings Air at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Dapat rego PK-WFS yang sudah pasti ATR72-500, awalnya saya kira akan dapat ATR72-600 langganan Lombok Airport si WGH, WGI dan WGJ.

Wings Air ATR72-500 PK-WFS | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 PK-WFS | Doc: Fazword

Boarding masih berlangsung, pesawat full 100%, saya masih santai-santai nggak masuk pesawat, asik foto-foto dan pura-pura lupain bahwa saya ada connecting flight yang (mungkin) tidak akan terkejar😦 .

Boarding Wings Air IW1849 | Doc: Fazword

Boarding Wings Air IW1849 | Doc: Fazword

Wings Air Logo & PK-WFS | Doc: Fazword

Wings Air Logo & PK-WFS | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 Wings | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 Wing | Doc: Fazword

Masih pada ngantri masuk pesawat😀

Boarding Wings Air IW1849 | Doc: Fazword

Boarding Wings Air IW1849 | Doc: Fazword

Sambil menunggu yang lain selesai boarding, eh datang lagi baby ATR72-500nya Wings Air, kali ini PK-WFH yang entah dari mana.

Wings Air ATR72-500 PK-WFH at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 PK-WFH at Lombok International Airport | Doc: Fazword

Oke, antrian sudah habis dan tinggal saya saja yang belum masuk (minta ditimpuk.. haha😛 ). Saatnya saya masuk pesawat sebagai last pax, tapi duduk paling depan😀 .

Foto wajib😉

Wings Air ATR72-500 | Doc: Fazword

Wings Air ATR72-500 | Doc: Fazword

Itulah foto terakhir yang saya capture, karena setelah saya masuk, pintu pesawat langsung ditutup dan push-back dimulai. Saya duduk di aisle seat 1C, yang langsung hadap-hadapan sama mbak FA😉 . Selama penerbangan tidak ada yang bisa saya lakukan, sekedar ngobrol pun tidak karena pilot yang bertugas saat itu tidak mematikan tanda seatbelt sehingga lampu pesawat tetap diredupkan sampai kami landing. Gelap-gelapan dah tuh 30 menit😀 .

Tiba di Ngurah Rai Airport sekitar jam 7.32 malam, saya langsung ingat bahwa saya punya penerbangan lanjutan yang terjadwal jam 7.40. What? Mudah-mudahan tidak ditinggal. Saya langsung lapor ke bagian transit Lion Air di Ngurah Rai, langsung diberikan tanda boarding pass confirmed dan diarahkan naik bis yang akan membawa kami ke gate 17. Yeah! Sudah lari-lari, was-was pula!

Tiba di Gate 17, liat FIDS ternyata penerbangan saya JT903 delay menjadi jam 8 malam. Fix ini karena nungguin kami yang dari LOP! Saya pura-pura tidak tau saja daripada diomelin penumpang yang lain… hahaha😛 .

Sampe di sini dulu penerbangan saya di leg IW1855 yang diganti menjadi IW1849, seat dari 10F diganti jadi 1C, dan semua hal yang akhirnya tergantikan di flight ini, terutama kesan bahwa ini adalah penerbangan perdana saya dengan Wings Air. That’s why I call it as “Everything Changed” on this flight.

Terima kasih, see ya on next leg >> Lion Air JT903 Denpasar – Bandung.

ttd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s