Sriwijaya Air SJ273 Denpasar – Jakarta: Balik Rantau

Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Ini adalah lanjutan dari perjalanan Balik Rantau saya ke Bandung. Setelah sebelumnya saya terbang dari Lombok ke Denpasar dengan TransNusa, kini saatnya melanjutkan penerbangan saya ke Jakarta dengan Sriwijaya Air. Looh, kenapa harus terbang via Denpasar? Kenapa nggak terbang direct aja Lombok – Jakarta? Kenapa nggak ambil rute Lombok – Bandung juga? Jawabannya ada di trip report TransNusa saya ya😉

Flight Details:

Flight Number: SJ273

Origin: Denpasar, Ngurah Rai International Airport (DPS)

Destination: Jakarta, Soekarno-Hatta International Airport (CGK)

Fleet: Boeing 737-500 Winglet, PK-CLK “Melayani”

Date: Saturday, 7 September 2013

Takeoff: 3.45 PM (Scheduled) / 3.55 PM (Actual)

Landing: 4.45 PM (Scheduled) / 4.55 PM (Actual)

Seat: 19F

Setelah ngemper (Jilid I :P) kurang lebih 2 jam sejak tiba di terminal kedatangan domestik Ngurah Rai, saya kemudian melanjutkan step ke terminal keberangkatan domestik. Terminal keberangkatan domestik saat itu masih menggunakan terminal internasional baru yang masih dibangun, jadi nemu terminal setengah jadi ya😀 But, saya bisa pastikan setelah jadi nanti, terminal ini akan sangat megah dan indah arsitekturnya (sudut pandang orang non-arsitek😛 ). Ya, sekitar jam 12 siang, saya menuju ke ticketing Sriwijaya Air yang berada di gedung terminal keberangkatan domestik (sementara) Ngurah Rai untuk mencetak tiket saya. Saya dapat tiket dan dikasih hadiah informasi sama mbak2 geulisnya di sana😉😀 bahwa check-in open jam 2 siang. Baiklah, yuk ibadah dulu. Ada musholla di dekat pintu terminal keberangkatan sementara ini🙂 Selesai ibadah, sekitar jam setengah 2 saya masuk ke counter check-in, penasaran gimana rupanya😀 Yang juga katanya beberapa hari lalu sempat ada chaos pax sebuah airline (ekhem…😉 ). Suasananya ramai sekali Bli! Bahkan dengan luasnya area check-in, masih sangat terasa kepadatan dan suasana kurang kondusif karena bangunan masih dibangun. Saya juga tidak dapat bangku selama menunggu check-in Sriwijaya Air dibuka karena sudah dikuasai oleh penumpang-penumpang yang duluan masuk daripada saya, jadilah saya ambil trolley dan duduk di situ😀 (ngemper jilid II :P).

Check-In Counter Ngurah Rai Temporary Domestic Terminal | Doc: Fazword

Check-In Counter Ngurah Rai Temporary Domestic Terminal | Doc: Fazword

Check-In Counter Ngurah Rai Temporary Domestic Terminal | Doc: Fazword

Check-In Counter Ngurah Rai Temporary Domestic Terminal | Doc: Fazword

Jam dua lebih sedikitlah waktu itu saya akhirnya menuju ke counter check-in Sriwijaya Air, dan tadaaa… saya adalah pax pertama yang check-in!😀 (anak baik). Saya drop bagasi, kemudian request seat. Pertama saya bilang “seat 24F mbak”, setelah dicek sama mbaknya, ternyata seatnya cuma sampe 22. It is a Clue! Baiklah saya request seat 19F saja. Dapat info bahwa seatnya hanya sampe 22, artinya fleet kali ini kemungkinan besar akan pake B735WL nya SJ [:-]😉 Another first touch! Selesai check-in, langsung ke gate saja, saya di gate 15. Tapi, eitts.. tunggu dulu bayar PSC dulu😀 Biayanya 40ribu rupiah per pax. Dapat cap, langsung cuss ke gate. Ternyata gate 15 paling dekat dengan counter PSC. Ya, jalan bentar aja kok😀

To the Gate | Doc: Fazword

To the Gate | Doc: Fazword

Mau masuk ke gate, ternyata full😦 Seluruh bangku sudah terisi😦, untung di depan gate ada deretan bangku-bangku yang juga diduduki pax, tapi masih ada yang kosong. Duduk dulu, masih ada 1,5 jam sebelum boarding jam 15.30 nanti. Duduk-duduk saja, perut saya berasa keroncongan (lagi), di samping gate 16 ada yang jualan P*pmie tuh😀 Mari makan. Got a cup of noodle and a bottle of water for IDR 21K. Selesai makan (itu), saya mau duduk lagi, tapi tunggu, hey bangkunya sudah full semua, di gate juga! Hmm… akhirnya saya ikut-ikutan juga dengan dua pemuda China yang duduk di lantai semen di samping bangku gate. Ini adalah ngemper jilid III saya di Ngurah Rai hari itu! Kalo tidak salah, sekitar jam tiga waktu itu ada panggilan boarding penumpang Merpati melalui gate 16, dan ternyata pax yang duduk di gate 15 kebanyakan adalah pax Merpati tersebut. Eh, buru buru deh pada naik pesawat, lalu gate 15 agak lengang, dan saya dapat tempat duduk😀 Case Closed!

Sekitar pukul 15.30 panggilan boarding penumpang Sriwijaya Air SJ273 menuju Jakarta melalui gate 15. Mari! Kita tunggangi cepawatnya yang sebelumnya saya sudah tau regonya PK-CLK karena tampak dari samping gate😀. PK-CLK memiliki nosename Melayani”. Yuk, saya tidak sabar “dilayani” sama dirimu😉 Saya kira boarding akan menggunakan bus karena apron sedang dibangun, ternyata pax SJ273 disuruh jalan kaki saja ke pesawat dan diarahkan menyebrang dan menuju ke pesawat oleh ground handler. A luck dong ya! Bisa leluasa melihat segalanya di apron sore itu.

The Fleet, B735WL PK-CLK "Melayani" | Doc: Fazword

The Fleet, B735WL PK-CLK “Melayani” | Doc: Fazword

Saya masuk pesawat melalui pintu belakang, jangan lupa “Foto Wajib” gaya lama. Ada paling atas tuh gambarnya😀 Masuk, disambut pramugara, “Selamat datang”🙂 Saya lanjut ke seat, dan bertemu dua rekan baru untuk kurang lebih dua jam ke depan di udara😀. Para Pax boarding dengan teratur, sehingga pintu agak cepat ditutup. Namun, pesawat agak telat push-back😛 Jadinya ada delay sebentar saja kurang lebih 10 menit dari jadwal takeoff.

Dan, inilah seat “kebahagiaan” yang akan “melayani” saya selama penerbangan ini😀

Seat 19F PK-CLK Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Seat 19F PK-CLK Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Boarding Sriwijaya Air SJ273 | Doc: Fazword

Boarding Sriwijaya Air SJ273 | Doc: Fazword

Dan, inilah view from my seat😉

View from 19F SJ273 | Doc: Fazword

View from 19F SJ273 | Doc: Fazword

View di atas adalah moment before taxi pesawat saya, sampai akhirnya taxi, ke runway (saya tidak tau runway mana😦 ) dan takeoff. Here we Come Jekardaah! Takeoff direkam dalam bentuk video ya, ada di bawah artikel ini videonya🙂

Setelah seatbelt sign dimatikan, Flight Attendants kemudian bergerak membagikan meals kami sore itu. Dan yang khas adalah bungkusnya itu looh😀 Minimalis dan sederhana🙂 Isinya? I got a bread and a cup of water. Lumayan untuk ganjal.

Inflight Meals Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Inflight Meals Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Selesai ngeganjal, mari kita lihat leg room B735WLnya Sriwijaya Air ini. Lumayan lega untuk saya (maklum, saya nggak tinggi2 amet :D) masih bisa agak merebahkan kaki ke depan. Like this:

Leg Room Sriwijaya Air

Leg Room Sriwijaya Air | Doc: Fazword

Selanjutnya, ngapain lagi ya? “Kantung doraemon” saya nggak ada isinya😦 Bahkan jebol/sobek di bawah. Jadi, tidak ada yang bisa dibaca. Hmm.. a minus!! Saya coba tidur, tapi nggak bisa. Leher terus memutar kepala saya menoleh ke arah kanan untuk melihat indahnya ciptaan Tuhan terlihat dari seat saya. Indahnya😉

Spot the Golden Logo on the Winglet | Doc: Fazword

Spot the Golden Logo on the Winglet | Doc: Fazword

Jakarta sudah mulai dekat, pesawat mulai menurunkan ketinggian. Tapi, tunggu dulu… pesawat berputar dua kali di sekitar udara Pamanukan. Harus diakui memang sore seperti itu adalah saat ramai-ramainya traffic di Soetta. Jadi banyak antrian untuk mendarat dan terbang. Setelah berputar tersebut, pesawat kami meneruskan approach, pramugari mengumumkan safety anouncement. Pesawat benar-benar sudah approach, dan cleared to land! Momentnya? I recorded it on video. Find it on Youtube atau di akhir tulisan ini😉

Kurang lebih pukul 16.50an pesawat touch down runway 25L Soekarno-Hatta diiringi twin landing dengan Lion Air di runway sebelah, dan disambut tiga burung Lion Air yang lagi ngantri diujung taxiway😀. Reverse, dan sesaat kemudian, “Bapak dan Ibu yang terhormat, selamat datang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, untuk alasan keselamatan tetaplah duduk sampai pesawat ini… bla.. bla… bla..” sampai complete stop dan mesin dimatikan. Selamat datang di Jakarta! Soekarno-Hatta International Airport Terminal 1B. My first time to arrive at this terminal (Another first touch😉 ).

Landed, SJ273 | Doc: Fazword

View from My Seat after Landing, SJ273 | Doc: Fazword

Keluar dari pesawat kali ini saya melalui pintu depan, pengen juga nyapa yang di depan😀 Dari apron, jalan kaki saja menuju terminal dan ke bagage claim. Bagasi dapat, langsung cuss keluar terminal beli tiket Bis Primajasa ke Bandung. Tarifnya 90ribu saja. Sebelum nge-bis, makan dulu di depan terminal kedatangan. Ganjal!

Akhirnya, selesai makan saya melengkapi perjalanan Balik Rantau kali ini dengan nge-bis ke Bandung bersama Primajasa. Perjalanan berakhir di kasur kamar kos saya sekitar jam 11 malam dan berakhir pula trip report saya kali ini. Enjoy!

Dan inilah bonus dari artikel ini: Trip Report dalam bentuk video. Watch here: Sriwijaya Air SJ273 Denpasar – Jakarta on Youtube!

=Go Traveling, Make Memories=

Terima kasih

70cd0-ttd

2 thoughts on “Sriwijaya Air SJ273 Denpasar – Jakarta: Balik Rantau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s