Garuda Indonesia GA432 Jakarta – Lombok: Mudik Lebaran 2013

My GA432 Boarding Pass

My GA432 Boarding Pass

Setelah tiga hari “mbalek kandang” ke Bandung dari kepulangan kerja praktik, akhirnya hari ini, 8 Agustus 2013 (1 Syawal 1434 H), perjalanan mudik saya “olek laik Lombok” yang sebenarnya terlaksana.🙂 Jika sebelumnya dari Pekanbaru ke Jakarta saya terbang bersama Batik Air ID6853, maka hari ini saya akan terbang dengan kompetitornya di full service yakni Garuda Indonesia. Dua kali berturut-turut Full Service dong ya😀 B| Tapi sebenarnya, penerbangan kedua maskapai ini sangat murah untuk mudik saya tahun ini, ID 770K dan GA 690K di lebaran season😀

Setelah mengetahui bahwa frekuensi penerbangan Jakarta – Lombok Garuda Indonesia sudah berkurang menjadi dua kali sehari😦, yakni siang jam 11 dan petang jam 6 sore, saya memutuskan untuk menggunakan penerbangan yang jam 6 saja dengan pertimbangan agar bisa melaksanakan sholat Ied di Bandung. Jadilah saya terbang dengan Garuda Indonesia nomor penerbangan GA432 Jakarta ke Lombok.

Flight Details:

Flight Number: GA432

Origin: Jakarta, Soekarno Hatta International Airport (CGK)

Destination: Lombok International Airport (LOP)

Fleet: Boeing 737-800 NG PK-GMA

Date: Thursday, 8 August 2013

Takeoff: 6.10 PM (Scheduled) |8.20 PM (Actual)

Landing: 9.15 PM (Scheduled) | 11.30 PM (Actual)

Seat: 19F

Perjalanan paling pertama tentu saja saya mulai dari Bandung menggunakan bis Primajasa menuju Soekarno-Hatta Airport. Saya mengambil jadwal bis keberangkatan jam 10, sehingga saya tiba di Soekarno-Hatta sekitar jam 1.30. Sebelum masuk ke terminal untuk check-in, saya turun dulu ke lt. 1 area kedatangan untuk membeli oleh-oleh hehehe… Setelah beli oleh-oleh, mari masuk terminal keberangkatan. Suasana check-in lebih lengang daripada yang saya lihat tiga hari yang lalu. Saya check-in di general check-in desk. Ternyata ada yang terlupa di sini, saya lupa request seat, but surprisingly di boarding pass saya tercantum seat number 19F. Yes! [:-]

Check-in beres, saya melenggang ke departure hall, tapi sebelum melewati security check, saya masuk ke Musholla dulu. Ibadah dulu om🙂 Selesai ibadah, lanjut. Di Boarding pass tertera boarding time 17.50 melalui Gate F5, sedangkan waktu itu masih jam 2an. Jadilah saya memilih bertapa di main hall dulu, gate masih belum dibuka. Iseng-iseng net, buka flightradar24 liat pesawat Garuda yang sedang terbang dari Lombok ke Jakarta, ada si PK-GER. Tapi, belum tentu inilah calon tunggangan saya nanti, karena Soekarno-Hatta ini main hub, jadi bisa saja pesawat ini ke rute lainnya setelah mendarat. Ngenet… net dan net sampe baterai laptop habis dan ternyata tidak ada charge pot di main hall. Fix! bengong. Disitulah saya menyadari kalo kamera saya off power juga, jadilah gak ada foto. Yang bisa diandalkan hanya phone camera.😦

Inilah suasana main hall departure F terminal sore itu:

Main Departure Hall Terminal 2F | Doc: Fazword

Main Departure Hall Terminal 2F | Doc: Fazword

Main Departure Hall Terminal 2F | Doc: Fazword

Main Departure Hall Terminal 2F | Doc: Fazword

Sekitar jam 4, tampak awan hitam pekat menyelimuti langit Soekarno-Hatta, hmm… bau baunya akan hujan deras nih.

Cuaca Soekarno-Hatta 2F 8 Agustus 13 | Doc: Fazword

Cuaca Soekarno-Hatta 2F 8 Agustus 13 | Doc: Fazword

Cuaca petang itu memang hujan deras dan angin disertai kilat, selama saya menunggu di depan tunnel menuju Gate F5, tampak jelas bagaimana buruknya cuaca petang itu. Semoga tidak berpengaruh terhadap seluruh penerbangan.

F5, Windy and Heavy Rain at Soetta | Doc: Fazword

Sekitar jam 5, saya mendekat ke Gate F5, tapi kok tidak ada penerbangan ke Lombok di monitor? Yang ada malah Batam dan Manado yang jam 18.30, jauh setelah penerbangan ke Lombok jam 18.10. Kok? Saya coba cek seluruh Gate, belum ada juga keterangan ke Lombok, bahkan di Gate F1, layarnya mati.😦 Saya simpulkan sementara Lombok masih belum dapat giliran masuk Gate, saya kembali ke depan F5. Sampe melewati jam 6 pun, gate F5 masih belum ada perubahan, sampai akhirnya saya coba tanya ke petugas di sana, katanya GA432 dipindahkan ke Gate F1. What? Kenapa saya tidak bertanya dari tadi, pasti tidak khawatir nunggu depan F5. Jadi, jangan malu bertanya ya teman-teman😀

To Gate F5 Terminal 2F | Doc: Fazword

To Gate F5 Terminal 2F | Doc: Fazword

Saya kemudian pindah ke Gate F1. Di F1, sudah ramai pax ke Lombok. Sepertinya full nih load factor malam ini. Sampai pukul 6.10 lebih, masih belum dipersilahkan memasuki pesawat. Sepertinya delay karena masalah cuaca. Harus dimaklumi untuk alasan keselamatan, iyakan ?😉 Sampe akhirnya sekitar jam 6.30an, penumpang dipersilahkan masuk pesawat. Di pintu pesawat, disambut purser dan mbak pramugari dengan ramah, Hmm. Garuda punya😉 Kurang lebih, 15 menit kemudian pintu pesawat ditutup.Berikut ini keadaan cuaca nampak dari seat saya (19F) moments after boarding:

Moments after boarding GA432 frm 19F | Doc: Fazword

Moments after boarding GA432 frm 19F | Doc: Fazword

Ada pengumuman dari cockpit, mengkonfirmasi keterlambatan penerbangan ini, permohonan maaf karena cuaca yang tidak mendukung, maka pesawat dijadwalkan takeoff sekitar jam 7.30. (Molor 1 jam 20 menit :O ). It’s okay lah🙂 Sekitar jam 7.20an, kembali Captain mengumumkan informasi, bahwa penerbangan ini akan kembali ditunda sampai sekitar jam 8.10 (molor 2 jam :O ) dikarenakan ramainya traffic Soetta petang itu, sehingga pesawat kami belum mendapatkan giliran Taxi. Informasi dari pilot, pesawat kami berada di urutan ke-7. Huh! dua jam terkurung dalam kabin😦 But, thanks GA untuk beberapa service before departurenya dan pax-pax yang kooperatif🙂 Sekitar jam 8, pesawat akhirnya push-back (Alhamdulillah🙂 ) Kemudian taxi, menuju runway 25R. Lagi-lagi taxi-pun lama, padat sekali traffic Soetta petang itu. Sekitar pukul 8.20 (fix, delay 2 hrs 10 mnts), pesawat kami benar-benar berada di runway kemudian tek-op😀 Bye bye Jakarta, Lombok here I come😉 Mudik!

AVOD Garuda Indonesia | Doc: Fazword

AVOD Garuda Indonesia | Doc: Fazword

Selama penerbangan, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk melihat koleksi di AVOD Garuda Indonesia dan bolak-balik Inflight Magazine. Koleksi filmnya cukup up to date dan banyak. Kemudian games dan musiknya pun banyak pilihan. Tapi, bagi saya cukup satu yang akan dinikmati, nonton film! Sudah lama saya ingin nonton film Batas / Border tentang kehidupan masyarakat di perbatasan Indonesia – Malaysia (Sarawak), dan akhirnya diberikan kesempatan nonton ketika sedang dalam penerbangan bersama Garuda, terima kasih🙂 Cuaca yang sudah bersahabat menjadikan penerbangan ini lancar dan nyaman.

Inflight Magazine Garuda Indonesia | Doc: Fazword

Inflight Magazine Garuda Indonesia | Doc: Fazword

Sekitar setengah jam di udara, pramugari mulai membagikan meals. Alhamdulillah, makan malam juga akhirnya😀 Menu Garuda Indonesia kali ini ada Nasi + Nugget Ikan basah bumbu kuning (CMIW) + sayur, cake, dan choices of fresh drink.

Selesai makan, saya lanjutkan nonton film sambil sesekali intip window. Suatu saat tampak kami sedang mengudara di timur Surabaya sampai akhirnya pilot mengumumkan, “Flight attendants and passesngers, the aircraft is on descent“. Sudah mulai menurunkan ketinggian, means sebentar lagi mendarat Yeayy…! Sebentar kemudian sudah mengudara di utara pulau Bali, kemudian banking ke kanan mengambil arah tenggara menuju Bandara Internasional Lombok. Yee… Lombok Here I Come.

Kurang lebih 15 menit kemudian, pilot mengumumkan “Flight Attendants landing position“. Oke, pesawat sudah final approach. Mulai terlihat Lombok malam dari udara, momen langka yang jarang bisa saya nikmati, Lombok🙂 Sebentar kemudian, pesawat touchdown runway 13 LOP dan reverse! Yak, taxi melalui taxiway B dan Welcome to Lombok. Landing kurang lebih pukul 11.30 malam. Selama disembark, penumpang tertib, nampak senyum sumringah semuanya, mungkin karena ada yang baru mudik, mungkin juga yang baru tiba untuk liburan di Lombok. Apapun itu, selamat datang di Lombok (Self welcome :D) Enjoy my Home!

Thanks PK-GMA Garuda Indonesia | Doc: Fazword

Thanks PK-GMA Garuda Indonesia | Doc: Fazword

Jam segitu, Lombok Airport sudah mulai tidur. Hanya ada beberapa teknisi terlihat sedang mengecek baling-baling PK-WGJ Wings Air. Juga di ujung barat Apron, ada si PK-YVL Batavia Air, pesawat Batavia yang terakhir mendarat di Lombok, masih teronggok sendiri di sana😦 Di sampingnya ada PK-TNZ Trans Nusa, di samping PK-GMA pesawat kami, ada AVIC milik Merpati dan PK-LFH milik Lion Air. Jadilah 6 pesawat nge-RON malam itu di LOP. Saya masuk terakhir ke arrival hall, kemudian menunggu bagasi. Koper saya tiba di conveyor belt, but ada sesuatu yang tidak mengenakkan. Koper saya basah! Di rumah saya cek isinya pun basah😦 Apa yang sudah terjadi dengan koper saya ini. Dibiarkan kehujanan oleh ground staff GA di Soetta? Atau sempat jatuh ketika mau dimasukkan ke dalam pesawat? Oh, what a xxx service this time!😦 Hmm….

Bandara Internasional Lombok | Doc: Fazword

Bandar Udara Internasional Lombok | Doc: Fazword

Saya ikhlaskan, kemudian keluar, sudah dijemput🙂 Dan langsung diboyong ke rumah malam itu. Alhamdulillah

Sekian trip report saya kali ini.

Terima kasih

70cd0-ttd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s