Bangkok Day 3: Acer Day dan Nonton Siam Niramit Show

Bangkok Day 3, 4 April 2013

Seperti hari sebelumnya, aktivitas kami mulai kembali dari meja makan free breakfast hotel. Hampir sama memang, tapi sedikit berbeda karena hari ini adalah hari utama kami, artinya di hari inilah tujuan utama kami ke Bangkok akan dilaksanakan. Ya, hari ketiga adalah Acer Day, yaitu kami akan melakukan kunjungan industri ke Acer Thailand sesuai tugas dinas. Kami mendapatkan jemputan dari pihak Acer. Kurang lebih jam 9 pagi jemputan sudah tiba bersama dua orang perwakilan Acer Indonesia. Yuk, langsung berangkat. Kunjungan industri ini akan dibagi ke dua lokasi, pertama yaitu Acer Thailand (ATH) Assesmbly yang berada di Samut Prakan dan terakhir ke Acer Thailand Service Center di Bangkok. Pagi itu, dua minivan langsung meluncur bersama kami ke Samut Prakan. Samut Prakan ini sebenarnya adalah sebuah provinsi di Thailand, tapi merupakan bagian dari kota metropolitan Bangkok. Jadi, dengan ini kami sudah ke provinsi lainnya di Thailand.. yeeey😀

The Minivan | Image by: fishthailand.co.uk

Kurang lebih 1 jam di perjalanan melewati tol, kami sampai di kawasan industri Bangplee di Samut Prakan. Acer Assembly ini berada satu gedung dengan perusahaan lainnya yang sama-sama dikelola Berli Jucker Logistic sebagai supplier produk. Disambut langsung oleh pimpinan kantornya, Mr. Sakchai, kami dituntun masuk ke ruang (mungkin ruang rapat) untuk menyimak presentasi Mr. Sakchai tentang ATH Assembly. Selain itu, kami juga diajak berkeliling ke dalam assembly line-nya untuk melihat langsung proses perakitan, pengetesan, dan persiapan pengiriman produk-produk Acer ke customer di seluruh wilayah cakupan Acer Thailand di Asia.

Acer Ambassador, Choi Siwon | Doc: Fazword

Acer Brand Ambassador, Choi Siwon | Doc: Fazword

Photo at Acer Assembly | Doc: Fazword & Friends

Photo at Acer Assembly | Doc: Fazword & Friends

Kurang lebih pukul 12 siang, kami selesai di sini. Sebelum melanjutkan ke Acer Service Center di Bangkok, kami akan dijamu makan siang oleh Acer Thailand di sebuah resto seafood yang bernama Baan Klam Nang (PS: Di sinilah untuk pertama kalinya saya makan banyak dan enak di lidah selama di Thailand, karena sebelumnya belum ada yang sesuai). Lokasi resto ini tepat di pinggir sungai Chao Phraya, jadi terjamin pemandangannya sangat indah dengan Bhumibol Bridge tepat di sebelah barat lautnya.

Baan Klam Nang Seafood Resto | Doc: Fazword & Friends

Baan Klam Nang Seafood Resto | Doc: Fazword & Friends

Baan Klam Nang River View | Doc: Fazword & Friends

Baan Klam Nang River View | Doc: Fazword & Friends

Kurang lebih jam 2, kembali meluncur ke Acer Service Center di 493/7-8, Nanglinchee Road, Chongnoncee, Yannawa, Bangkok. Kembali kami disambut langsung oleh manager kantor dan langsung dipersilahkan memasuki ruang presentasi untuk menyimak presentasi mengenai Acer Care Service Center, Bangkok. Setelah presentasi, kami lalu diajak memasuki gudang, melihat langsung proses pengerjaan service, ke ruang call center untuk melihat aktivitas-aktivitas pekerja di sana sekaligus dijelaskan detail pekerjaan mereka. Sekitar jam 5 sore , seluruh rangkaian kunjungan industri kami selesai. Thank You Very Much Acer Thailand for the Hospitality 🙂

Photo at Acer Care Service Center Bangkok | Doc: Fazword & Friends

Photo at Acer Care Service Center Bangkok | Doc: Fazword & Friends

Kini saatnya membaca itinerary jalan-jalan selanjutnya. Setelah kemarin kami sudah membeli tiket Siam Niramit, maka hari ini adalah hari untuk menonton pertunjukannya. Kepada perwakilan Acer Indonesia dan seorang dari Acer Thailand yang mendampingi kami di perjalanan, kami meminta izin sekaligus perpisahan dengan mereka (Semoga dapat berjumpa kembali🙂 ) karena setelah dari situ tujuan kami berbeda-beda, ada yang kembali ke hotel (perwakilan Acer Indonesia), ke rumah (perwakilan ATH) dan kami yang ke Siam Niramit masing-masing diantar oleh Mini Van.

Jalanan kota Bangkok sore itu sudah mulai padat, jadi perjalanan menuju Siam Niramit dari Yannawa sedikit agak lama sampai akhirnya sekitar jam 6 sore kami sampai di Siam Niramit. Welcome to Siam Niramit, kami langsung disambut oleh beberapa penari tradisional yang memberikan kami bunga selamat datang dan berfoto bersama😀

Bangkok Trafic | Doc: Fazword

Bangkok Trafic | Doc: Fazword

Bangkok Traffic | Doc: Fazword

Bangkok Traffic | Doc: Fazword

Bangkok's Tuk-Tuk

Bangkok’s Tuk-Tuk | Doc: Fazword

Welcome to Siam Niramit | Doc: Fazword

Welcome to Siam Niramit | Doc: Fazword

Welcome Flower in Siam Niramit | Doc: Fazword

Welcome Flower in Siam Niramit | Doc: Fazword

My Siam Niramit Ticket | Doc: Fazword

My Siam Niramit Ticket | Doc: Fazword

Siam Niramit yang disebut juga sebagai Thailand’s Must See Show adalah sebuah arena pertunjukan tari tradisional Thailand terbesar, bahkan sudah diakui dunia sebagai salah satu teater tarian terbaik di dunia. Kami beruntung sekali dapat merasakan pengalaman di Siam Niramit yang sangat banyak direkomendasikan orang di situs-situs traveling dunia seperti Tripadvisor. Selain pertunjukan tarian, di Siam Niramit Bangkok juga Anda dapat merasakan suasana desa tradisional Thailand yang memang ada di dalam lingkungan Siam Niramit, dan ada sebuah surau/tempat sholat bagi kita umat Islam di Siam Niramit. Penjaganya adalah seorang bapak tua keturunan melayu yang begitu ramah menyambut kedatangan kami di sana. Kami melaksanakan ibadah sholat dzuhur-ashar-maghrib di sana. Saya yang sempat berbincang dengan beliau yang fasih berbahasa melayu menuturkan bahwa beliau memang ditunjuk pengelola Siam Niramit untuk menjaga surau ini untuk menjamin ibadah umat Islam, dan beliau juga sudah lama tinggal di sini. Lagi-lagi saya mendapatkan cerita bahwa umat Islam di Bangkok jumlahnya sedikit, kurang lebih 2000 orang seperti yang diceritakan Akh Faozan di hari pertama . Banyak sekali beliau bercerita tentang Islam di Bangkok. Terima kasih pak, semoga kita bisa berjumpa kembali, aamiin.

Pertunjukan utama Siam Niramit baru dimulai jam 8 malam, maka dari itu kami yang sudah tiba dari sore memiliki waktu untuk mengeksplor desa tradisional Thailand di sini dan menambah koleksi foto tentunya😀😀

Traditional Village in Siam Niramit | Doc: Fazword

Traditional Village in Siam Niramit | Doc: Fazword

Painting in Siam Niramit | Doc: Fazword

Painting in Siam Niramit | Doc: Fazword

Traditional Stuffs | Doc: Fazword

Traditional Stuffs | Doc: Fazword

Menjelang malam tiba, di halaman utama sudah mulai ada penari yang menari. Ini sepertinya adalah tarian “pemanasan” sebelum pertunjukan utama nanti di dalam teater. Banyak sekali pengunjung malam itu, dan hampir semua kami sangat terkesan dengan pertunjukan ini. Saya juga bertemu 4 orang Indonesia di sini yang sepertinya sedang jalan-jalan bareng. Katanya mereka dari Jakarta hehe… Jam 8 malam, teater dibuka, para pengunjung yang sudah check-in tiket langsung masuk ke teater dan duduk berdasarkan nomor kursi masing-masing. Mirip di bioskop, tapi bedanya ini adalah pertunjukan live. No Camera Available During the Show. Oleh karena itu, semua peralatan yang berkaitan dengan kamera dilarang masuk teater dan silahkan bisa dititipkan di penitipan barang di depan pintu teater.

Before the Show | Doc: Fazword

Before the Show | Doc: Fazword

Open Show |Doc: Fazword

Opening Show |Doc: Fazword

Open Solo Show | Doc: Fazword

Opening Solo Show | Doc: Fazword

Open Solo Dance Show | Doc: Fazword

Opening Solo Dance Show | Doc: Fazword

A girl riding Elephant | Doc: Fazword

Riding the Elephant | Doc: Fazword

Durasi pertunjukan adalah 80 menit with no intermission. Jadi, enjoy the show. Karena tidak ada foto di dalam, biar saya ceritakan alur cerita Siam Niramit, seperti ini:

Show dibagi menjadi 3 Acts, pertama adalah Journey Back Into History menceritakan Siam tempo dulu dimana selama lebih dari tujuh abad, Siam telah menjadi pusat persebaran budaya dan pertemuan antar budaya di kawasan itu. Yang paling saya ingat adalah scene kedatangan pedagang Cina ke Siam yang kemudian beberapa di antaranya menikah dengan wanita Siam dan tinggal di Siam. Mungkin ini ya yang menjadikan banyak orang Thailand banyak yang keturunan Cina😀

Act 1, Scene 2

Kedua adalah Journey Beyond Imagination menceritakan kepercayaan orang Thailand terhadap prinsip religi yaitu Hukum Karma. Di bagian ini kita akan dibawa ke tiga alam setelah kematian, yaitu Fiery Hell, Himaphan Forest, dan Blissful Heaven.

Act 2, Scene 2

Selanjutnya Act ketiga Journey Through Joyous Festival yang merupakan pertunjukan akhir dari rangkaian show utama Siam Niramit yang menceritakan tentang bahwa manusia harus melakukan kebaikan selama di dunia agar masuk ke surga.

Act 3

Total +- 100 penari dilibatkan selama show dengan teknologi pencahayaan dan grafik yang terbaik di dunia. Luar biasa!! Kesan saya setelah menonton adalah Show ini memang pantas disebut Thailand’s Must See Show.

Selesai dari Siam Niramit +- jam 8.30 kami kemudian memutuskan untuk pulang ke hotel karena besok adalah hari beli oleh-oleh sekaligus hari terakhir😦 Sebenarnya beli oleh-oleh direncanakan hari kedua, tapi karena alokasi waktu yang kurang sinergi, jadinya molor😀 Dan akhirnya akan kami kejar besok pagi sebelum pulang ke Indonesia. Dari Siam Niramit, kami naik bus shuttle gratis😀 sampai ke… hmm saya lupa, kalo tidak salah sudah di kawasan Siam (center) juga tapi kami masih perlu naik BTS untuk ke stasiun BTS Siam yang paling dekat dengan hotel.

Siam Niramit's Shuttle Bus | Doc: Fazword

Siam Niramit’s Free Charge Bus | Doc: Fazword

Sampai di BTS Siam, kami split, ada yang kembali ke hotel langsung, ada yang memutuskan ke National Stadium untuk survey tempat jualan Jersey sepak bola. Kami ingin membeli Jersey klub bola buatan Thailand yang terkenal sangat baik kualitasnya, atau lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan grade Thailand atau KW Thailand. Hanya perlu jalan kaki saja ke sana karena lokasinya tepat di sebelah MBK atau di depan stasiun BTS National Stadium. Sampai di sana, ternyata Zonk! Sudah tutup dan tidak ada aktivitas lagi. Tapi, tetap saja we didn’t do it for nothing karena kami sempat bertanya kepada satpam stadion dimana tempat jual jersey. Lalu kami ditunjukkan sebuah Soi di sebelah stadium, di sana katanya full jualan jersey semua dan buka tiap hari dari jam 10 pagi sampai 10 malam (lagi-lagi jam 10 – 10). Oke, kab khun krab lung! Kami akan ke sana besok..

BTS National Stadium Station | Doc: Fazword

BTS National Stadium Station | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

National Stadium Bangkok | Doc: Fazword

Kembali dari National Stadium, kami balik ke hotel dengan jalan kaki.Lumayan kali ini kurang lebih jaraknya 2 km karena tadi muter dulu di stadion. Tapi, lelah tidak terasa karena kapan lagi cobak kami bisa mengunjungi Bangkok kembali. Sampai di hotel, sholat lalu tepar tidur sampai besok pagi.

Hari ketiga berakhir di hotel sekitar jam setengah 1 malam. Sampai jumpa esok hari keempat, hari terakhir di Bangkok, beli oleh-oleh Bangkok, dan hari kembali ke Indonesia.

Summary day 3: Residence Hotel ==> ATH Assembly, Samut Prakan ==> Baan Klang Nam Resto ==> Acer Care Service Center, Yannawa ==> Siam Niramit Show ==> Supachalasai National Stadium ==> Residence Hotel

Sekian dan Terima Kasih

========================================================

2 thoughts on “Bangkok Day 3: Acer Day dan Nonton Siam Niramit Show

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s